Minggu, 02 September 2012

Telaga

Ada sebuah telaga indah. Airnya sejuk, jernih dan tenang. Permukaannya berkilauan, bukan hanya karena memantulkan sinar rembulan, namun batu-batu pualam yang ada di dasarnya juga memancarkan cahaya. Kedamaian selalu meliputinya. Sayangnya, telaga itu tak mudah di jangkau. Ia terletak di tengah hutan lebat yang dipagari oleh semak berduri. Pepohonan tinggi dan binatang buas menghadang setiap langkah ke sana. Siapa pun yang mampu menemui dan mereguk keindahannya, raja rimba pun tunduk dan patuh padanya.
 
Telaga itu adalah hati nurani kita, yang senantiasa menyerukan ketentraman batin. Kesejukan regukan airnya memberi makna pada hidup kita. Sedangkan rimba lebat penuh onak dan binatang buas adalah wujud dari pikiran, emosi, hawa nafsu dan persepsi indrawi yang selalu menghalangi jalan kita. Tanpa disadari ia pun dapat melukai diri kita. Namun, bila telah menemukan suara hati nurani itu, maka kekuatan dan kedamaian melingkupi kita. Temukan telaga jernih milik kita. Itulah anugrah paling berharga yang harus kita pegang teguh dalam hidup ini.

Sabtu, 01 September 2012

Celebes Internasional Dragon Boat Festival 2012 di Makassar

Sebanyak 10 negara akan meramaikan Celebes Dragon Boat International Festival 2012. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari di Pantai Losari pada 2 - 4 November 2012 mendatang.

Arwan Cahyadi, mengungkapkan Dragon Boat Festival November 2012 akan dihadiri peserta dari Kanada, Australia, Taiwan, Hong Kong, Singapura, Malaysia, dan Myanmar.

"Acara ini untuk pertama kalinya dilaksanakan dan sudah kami daftarkan di IDBF atau Internasional Dragon Boat Federation," ungkap Arwan, usai bertemu dengan Gubernur Sulawesi Selatan H Syahrul Yasin Limpo, di Rumah Jabatan Gubernur, Kamis, 30 Agustus 2012.

Tidak kurang dari 300 orang asing akan berada di Makassar selama berlangsungnya acara tersebut. "Dragon boat ini adalah cabang olahraga terbesar pesertanya. Bisa sampai 20 orang. Kalau tiap negara diwakili 25 orang dengan ofisialnya, berarti 300 orang akan ada di Makassar selama event tersebut berlangsung,"


Gubernur Sulawesi Selatan H Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi dilaksanakannya acara tersebut. Menurut Syahrul, selain menjadi ajang olahraga, Dragon Boat Festival 2012 juga menjadi momentum untuk mengatakan Sulawesi Selatan bagus untuk pariwisata, indah untuk ditempati bermukim, sekaligus menjadi kebanggaan.”Ini adalah cara kami untuk memperkenalkan Makassar di mata dunia.Kami berharap, acara ini mampu menjadikan Makassar sebagai salah satu daerah kunjungan wisata. Karena itu kami akan menjadikan even ini sebagai kalender wisata dunia,”ungkap Arwan. Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menyambut baik dilaksanakannya acara tersebut. Karenaselainmenjadieven olahraga,Dragon Boat Festival 2012 juga menjadi momentum untuk memperlihatkan kepada masyarakat luar Sulsel,bahwa daerah ini cukup bagus untuk dijadikan tempat pariwisata.

”Pemprov Sulsel tentu akan mendukung sepenuhnya acara itu, agar sukses dan berlangsung dengan baik. Saya juga berharap pengusaha dapat berpartisipasi di dalamnya,” ujar Syahrul. Melalui kegiatan ini, kata Gubernur, diharapkan mampu menjadi energi untuk mengenalkan Makassar yang eksotik dan dinamis. Tim dari IDBF Haris mengaku, dirinya tiba di Makassar dan menyaksikan Pantai Losari sejak enam bulan lalu.

Makassar bisa tong ji gan 


Mater Dolorosa

BULAN SEPTEMBER secara tradisional didedikasikan pada Bunda Maria Berdukacita (Mater Dolorosa) . Tujuh Pedang yang digambarkan menembus hati Bunda Maria adalah dukacita pada saat:

1. Maria mendengar nubuat Simeon ketika Yesus dipersembahkan di Bait Allah
2. Keluarga Kudus mengungsi ke Mesir
3. Kanak-kanak Yesus hilang selama 3 hari
4. Yesus menuju Kalvari
5. Yesus disalibkan
6. Jenazah Yesus diturunkan dari salib
7. Yesus dimakamkan


Iman Dewasa

"Alih-alih, keberanian diperlukan untuk memegang teguh iman Gereja, meskipun tindakan ini mengkontradiksi ‘tatanan’ dunia saat ini. Paulus menyebut non-konformisme ini dengan sebutan ‘iman dewasa’. Baginya, mengikuti hembusan angin dan arus waktu saat ini adalah sesuatu yang kekanak-kanakan...

Sebuah iman dewasa tidak mengikuti trend yang berlaku. Sebuah iman dewasa berdiri melawan angin trend yang berlaku." - Paus Benediktus XVI

Link : http://luxveritatis7.wordpress.com/2012/09/01/gambar-kutipan-2-paus-benediktus-xvi/

Scio Cui Credidi