Tampilkan postingan dengan label Sains n Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sains n Teknologi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 September 2012

5 Negara dengan Koneksi Internet Tercepat di Dunia

KOMPAS.com - Koneksi internet telah menjadi kebutuhan hidup yang penting, baik untuk belajar dan bekerja. Internet dianggap penting karena digunakan untuk mencari pekerjaan, memulai usaha kecil, hingga mengakses pendidikan online.

Masyarakat di Korea Selatan bisa disebut beruntung, karena pemerintahnya sangat memperhatikan infrastruktur telekomunikasi dan kecepatan akses internet.

Sementara warga Swedia, beruntung karena biaya internet tergolong murah, hanya 13,3 dollar AS, namun aksesnya tetap cepat.

Nah, negara apa saja yang dinobatkan memiliki koneksi internet tercepat dan termurah? Berikut daftarnya.

1. Korea Selatan

Korea Selatan telah lama dinobatkan sebagai negara dengan koneksi internet tercepat di dunia. Penetrasi pengguna internet di negeri Ginseng itu sangat tinggi, 94% masyarakat Korea Selatan terkoneksi dengan internet cepat.

Pemerintah Korea Selatan berjanji akan memberi akses internet 1 Gigabyte per detik kepada warganya, pada akhir tahun 2012.

2. Finlandia

Pada 2010, Finlandia jadi negara pertama di dunia yang memberi hak hukum akses internet broadband (pita lebar) kepada warganya. Seluruh warga negara, sebanyak 5,3 juta jiwa, dijamin mendapat koneksi internet cepat.

Pemerintah Finlandia tak berhenti sampai di situ, mereka berencana meningkatkan hak hukum akses internet 100Mb layanan broadband pada akhir 2015.

3. Swedia

Kecepatan internet broadband di Swedia lebih cepat dua kali lipat dibandingkan Amerika Serikat. Penelitian yang dilakukan Yayasan New Amerika mencatat, biaya internet broadband di Swedia relatif murah yakni 13,3 dollar AS.

4. Jepang

Jepang dikenal sebagai negara dengan biaya internet termurah di dunia. Pemerintah Jepang menawarkan insentif pajak murah kepada perusahaan untuk berinvestasi di kabel serat optik.

"Orang Jepang selalu berpikir jangka panjang," kata seorang konsultan teknologi harian The New York Times pada 2007 silam. "Jika mereka berpikir mereka akan mendapat keuntungan dalam 100 tahun, mereka akan berinvestasi untuk anak-cucu mereka. Ada sedikit kebangaan nasional mereka tidak melihat ke Barat."

5. Perancis

Perancis termasuk negara yang menyatakan bahwa internet adalah "hak asasi manusia."

Menurut studi yang dilakukan Berkman Center for Internet & Society Universitas Harvard, biaya internet broadband di Perancis tergolong yang paling terjangkau. Penyedia jasa internet di Perancis bersaing menawarkan harga kompetitif, namun layanannya tetap prima.

Editor :  Reza Wahyudi

Layanan 'Hosting' Web Terbesar di Dunia Tumbang

KOMPAS.com - Go Daddy, salah satu perusahaan hosting Internet terbesar di dunia, pada hari Senin kemarin, layanannya dikabarkan bermasalah.

Seorang peretas (hacker) diduga bertanggung jawab membuat layanan situs dan akun e-mail penggunanya mengalami gangguan.

Dikutip dari Reuters, belum diketahui seberapa banyak konsumen yang terpengaruh atas kejadian ini. Sebagai informasi, Go Daddy memiliki jutaan pelanggan dari seluruh dunia yang mempercayakan hosting website-nya ke perusahaan ini.

Situs dari perusahaan yang berbasis di Scottsdale, Arizona, AS, ini tidak dapat diakses pada Senin (10/9/2012) siang waktu setempat. "Hai semua. Kami sadar ada beberapa orang yang mengalami masalah dengan situs kami. Kami sedang mengerjakannya," kata Go Daddy melalui akun Twitter resminya.

Sayangnya, Go Daddy tidak menjelaskan penyebab terjadinya kerusakan layanan mereka. Karyawan perusahaan ini pun tidak bisa dihubungi.

Beberapa saat kemudian, perusahaan yang banyak melayani perusahaan UKM tersebut kembali memberikan pernyataan melalui akun Twitter-nya, "Beberapa layanan telah kembali. Tetaplah bersama kami".

Seorang hacker dengan nama "Anonymous Own3r", melalui akun Twitter pribadinya, mengklaim bertanggung jawab atas kasus ini. Ia menyatakan bekerja seorang diri, tidak sebagai grup.

Go Daddy mendeskripsikan dirinya sebagai perusahaan web hosting terbesar di dunia dan juga top provider nama domain.

Sumber :Reuters
Editor :Reza Wahyudi

Layanan Game Online untuk Televisi Layar Lebar


Penulis: David Novan | Sabtu, 15 September 2012 | 12:04
 
KOMPAS.com – Valve, perusahaan besar yang bergerak di bidang game memulai layanan baru bernama ”Big Picture.”

Layanan ini menurut Valve bertujuan untuk mempermudah akses menuju portal layanan penjualan game dan game online-nya yaitu Steam pada pengguna televisi dengan layar berukuran besar.

Beragam kemudahan baru dapat ditemukan pada mode baru Steam tersebut. Kini pengguna dapat dengan mudah membaca dan melakukan navigasi melalui layar televisi lebar.

Bahkan layanan ini juga menyediakan virtual keyboard baru yang dirancang untuk memudahkan input dengan menggunakan media controller. Bentuk interface juga dibuat untuk mudah digunakan dengan menggunakan controller.

Selain ditujukan untuk pengguna televisi layar lebar yang langsung disambungkan ke Internet, layanan ini juga mendukung pengguna yang menggunakan televisi besar sebagai pengganti monitor komputernya.

Untuk menggunakan layanan ini, pengguna PC cukup menekan tombol ”Big Picture Mode” di sebelah kanan atas interface Steam.

”PC gaming hingga kini masih menjadi pemimpin di bidang hiburan; entah itu game sosial, game online, hardware graphics, game gratis, atau game kompetisi. Dengan diperkenalkannya Big Picture untuk Steam, kami berusaha untuk memberikan apa yang diinginkan kustomer dan developer – game di manapun dan dimaksimalkan untuk berjalan di lingkungan tempat mereka bermain,” ujar Gabe Newell, pimpinan Valve.

Dukungan untuk Big Picture juga bermunculan dari penerbit game terkemuka.

”Tiada yang lebih menyenangkan daripada melawan ribuan Orc di layar besar dan menggunakan controller. Big Picture merupakan langkah yang sangat tepat untuk menghadirkan hiburan sejati di ruang keluarga,” menurut John Clark, wakil pimpinan distribusi digital Sega.

Editor : Reza Wahyudi

SMS Tanpa Mengetik, Cobalah Yooi

SMS Tanpa Mengetik, Cobalah YooiREPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Pengembang aplikasi asal Bandung, Jawa Barat, telah membuat sebuah aplikasi ponsel yang memungkinkan penggunanya bisa berkomunikasi sms maupun panggilan telepon tanpa harus menyentuh perangkat.

Dengan kemampuannya itu, Yooi, akan sangat membantu bagi pengguna yang tengah mengemudikan mobil karena sms dapat dilakukan hanya dengan perintah suara.

Sepintas, aplikasi itu mirip dengan teknologi pengenal suara Apple iPhone Siri. Perbedaanya, iPhone Siri harus tetap terhubung online ke server Apple sedangkan aplikasi Yooi langsung tertanam pada perangkat.

"Kalau Siri membutuhkan waktu sekitar satu menit untuk merespon perintah karena harus terhubung ke Internet dan itu belum kalau sinyalnya jelek. Tapi, aplikasi ini hanya butuh 10 detik untuk merespon perintah tanpa terhubung ke Internet," kata Kepala Pengemang Aplikasi Yooi, Suyanto, ketika berpartisipasi dalam Indonesia ICT Award (INAICTA) 2012 di Jakarta pada Jumat (14/9).

Suyanto mengatakan aplikasi lokal itu dapat meminimalisir gangguan-gangguan ketika kita sedang berkendara atau sedang rapat. Uniknya, aplikasi memuat kosakata bahasa daerah seperti bahasa Sunda, Jawa, Batak, Tegal dan Betawi selain bahasa utama Indonesia.

Suyato memperagakan, "Anda tidak perlu repot-repot mengetik, cukup dekatkan ponsel pintar ke mulut anda dan ucapkan 'maaf saya sedang di jalan, nanti saya hubungi kembali atau saya sedang rapat'. Lalu anda bilang kirim ke nama yang dituju misal Budi. Maka pesan secara otomatis akan tertulis di layar pesan teks dan langsung terkirim ke Budi."

"Aplikasi ini dapat meminimalisir gangguan-gangguan yang menggangu fokus ketika sedang berkendara mobil," kata Dosen jurusan Artificial Intellegence di STT Telkom, Bandung Sayangnya, aplikasi itu baru menyimpan sekitar seribu kosakata yang hanya bersifat darurat seperti ketika mengemudi mobil atau berada di dalam rapat. Untuk saat ini, belum dapat digunakan untuk mengetik pesan atau catatan yang terdiri dari banyak kata.

"Untuk saat ini memang masih terbatas ketersediaan kosakatanya tapi kami masih akan terus mengembangkan. Para pengguna bisa menambahkan sendiri kata-kata yang diinginkannya. Aplikasi ini tidak menyediakan bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya, asli Indonesia," katanya.

"Untuk penambahan perbendaharaan kosakata daerah, kami akan menggandeng komunitas kedaerahan untuk bersedia memasukan kosakata daerahnya ke database aplikasi ini," katanya.

Meskipun demikian, aplikasi ini bisa menangkap perintah di tempat yang bising sekali dan mengatur kecepatan suara. Untuk mendapatkan aplikasi itu, anda bisa mengunduhnya di Google Play.

"Kata Yooi diambil dari kata-kata yang umum digunakan masyarakat yang berarti iya," kata Jeffry Adityatama, salah satu staf pengembang

Redaktur: Taufik Rachman
Sumber: antara

Rabu, 04 Juli 2012

Mempercepat Koneksi Internet Pada Windows Seven

Koneksi internet dapat kita tingkatkan kecepatannya, setidaknya ada 2 cara yaitu melalui :

A. Local Group Policy Editor
      1.   Klik Start – ketik gpedit.msc    
            pada kotak search programs and files
      2.   Klik Administrative Templates pada 
            bagian Computer Configuration
        

      3.   Double klik Network
        

      4.   Double klik QoS Packet Scheduler
        

      5.   Double klik Limit reservable bandwidth
        

      6.   Klik Enable dan pada Bandwidth limit %
            ubah angkanya menjadi  0
        

      7.   Klik OK


B. Local Area Connection          
     1.   Masuk pada Contol Panel – All Control Panel Items –
            Network and Sharing Center
            Kemudian klik Local Area Connection
        

      2.   Klik Properties
        

      3.   Klik Configure – pilih tab Advanced,
            kemudian klik Speed & Duplex,
            selanjutnya pilih 100 Mbps Full Duplex, terakhir klik OK
        

      4.   Anda jangan bingung karena setelah klik OK, sebab koneksi internet
            akan terputus untuk sementara. Jika pada proses ini gagal 
            maka coba pilih 10 Mbps Full Duplex

      5.   Selamat mencoba