Tampilkan postingan dengan label Tehnologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tehnologi. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Juli 2012

RIM: Smartphone BlackBerry 10 Pertama Tanpa Keyboard Fisik

RIM: Smartphone BlackBerry 10 Pertama Tanpa Keyboard Fisik
Ghiboo.com - Research In Motion (RIM) mengumumkan bahwa smartphone pertama mereka yang mengadopsi sistem operasi terbaru, BlackBerry 10, tak akan memiliki keyboard QWERTY fisik. Dikutip dari Techradar, Senin (25/6), ini artinya, smartphone tersebut akan mengadopsi desain full touchscreen, seperti yang kerap ditemui pada smartphone Android, iPhone, atau produk RIM lainnya, yaitu Storm dan Monaco.>Padahal, keyboard QWERTY fisik merupakan salah satu daya tarik yang paling diminati oleh para pengguna. Menurut Washington Post, informasi ini telah dikonfirmasi langsung oleh juru bicara RIM, Rebecca Freiburger.>Walaupun tanpa kehadiran keyboard fisik, RIM telah mengembangkan formula baru yang diklaim akan mempercepat pengetikan meskipun dengan satu tangan.>Seperti diketahui, RIM pertama kali memperkenalkan OS yang berbasis QNX ini pada ajang BlackBerry World 2012 di Orlando yang digelar pada 1-3 Mei yang lalu.>RIM juga menyatakan bahwa melalui BlackBerry 10 mereka akan berfokus pada mobile gaming. Perusahaan pembuat game mobile sekelas Gameloft pun telah siap menyajikan game-game populernya ke OS tersebut.>Salah satu game yang dikabarkan akan hadir adalah N.O.V.A 3 yang menawarkan grafik papan atas. Selain itu, ada juga Shark Dash, Ice Age Village, dan Oregon Trail.>Ini merupakan langkah yang sangat penting dari RIM dengan mencoba menarik minat para gamer mobile. Kesuksesan lewat cara tersebut telah dibuktikan oleh iOS dan Android.> 

Sumber : Yahoo News

Selasa, 26 Juni 2012

Apple Akhirnya Hapus Klaim Mac Kebal Virus

TEMPO.CO, California - Menyusul serangan malware Flashback Trojan pada April lalu yang menimpa lebih dari 550 ribu unit perangkat Mac, Apple kini menghapus klaim bahwa produknya kebal dari serangan virus.
  
Dikutip dari Telegraph, Selasa, 26 Juni 2012, dalam situs resmi Apple, sebelumnya perusahaan pimpinan Tim Cook ini mengklaim bahwa perangkat Mac tidak bisa terinfeksi virus dan pengguna dapat menjaga data mereka tanpa melakukan apa-apa.

Kalimat sebelumnya yang berbunyi "perangkat Mac bukanlah produk yang rentan terhadap ribuan virus yang mewabah di komputer berbasis Windows" pun dihapus. Kalimat tersebut diganti dengan pernyataan yang relatif lebih "rendah hati", yaitu "mekanisme pertahanan yang ditanamkan pada OS X menjaga agar Anda tidak mengunduh software jahat di perangkat Mac Anda".

Graham Cluley, analis dari Sophos, menyatakan bahwa perubahan yang terjadi dalam situs Apple ini merupakan langkah kecil yang penting.

"Ini adalah masalah yang nyata dan Apple kini menjadi sedikit lebih berani untuk menerima kenyataan itu," ujarnya.

Menurut Cluley, langkah ini menunjukkan Apple telah memutuskan bahwa membandingkan antara jumlah malware di Windows dan produknya bukan langkah yang akan dipercayai publik. "Kecuali mereka juga terbuka bahwa ada malware yang menyerang Mac," ujarnya.

Serangan Flashback Trojan pada April lalu menyerang ratusan ribu pengguna Mac yang mayoritas berasal dari Amerika Serikat, Kanada, Inggris dan Australia.

  Flashback Trojan menyebar lewat situs jahat yang berkedok update program Adobe Flash dan memanfaatkan kelemahan pada Java, bahasa pemprograman yang digunakan secara luas. Penjahat cyber memanfaatkan ini untuk mencuri data penting, seperti informasi perbankan.













TELEGRAPH | PC MAG | RATNANING ASIH